TeoriAsam Basa Lewis, Struktur, Kelebihan dan Kekurangan, Keunggulan, Kelemahan, Kimia - Teori asam basa yang dikemukakan oleh Bronsted-Lowry lebih umum daripada Teori Asam Basa Arrhenius karena telah meniadakan pembatasan teori yang hanya berlaku untuk larutan dalam air. Tetapi masih ada beberapa reaksi yang tidak sesuai dengan konsep Bronsted-Lowry.
PihakTergugat I sesuai surat tanggal 15 Juli 2009 juga mengatakan dengan tegas telah terjadi kerusakan mesin induk sebelah kanan yang dikabarkan KKM pada tanggal 1 Juli 2009, hal ini jelas diatur dalam Pasal 40 dan Pasal 41 ayat (1) Undang-UndangNo.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, yang menyatakan sebagai berikut: Pasal 40 ayat (1) dan (2); 57
Teoriteori Asam Basa Menurut Para Ahli. Para ahli mengemukakan pendapatnya mengenai teori asam basa. Setiap ahli memiliki pandangan yang berbeda, sehingga menciptakan teori-teori asam basa. Berikut beberapa teori asam basa menurut para ahli. Kimia Dasar 2 Ed 3: Raymond Chang. 1.
MiniTo Teori Asam Basa 18 Questions | By Arumvivi27 | Last updated: Jan 8, 2019 | Total Attempts: 76 Questions All questions 5 questions 6 questions 7 questions 8 questions 9 questions 10 questions 11 questions 12 questions 13 questions 14 questions 15 questions 16 questions 17 questions 18 questions
Teoriasam dan basa Arrhenius Teori. Asam adalah zat yang menghasilkan ion hidrogen dalam larutan. Cara yang lain, amonia berlaku sebagai basa melalui penerimaan sebuah ion hidrogen dari asam. Pasangan konjugasi Ketika hidrogen klorida dilarutkan dalam air, hampir 100% hidrogen klorida bereaksi dengan air menghasilkan ion hidroksonium dan
Diantara spesi berikut, yang tidak mungkin berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry adalah . A. NH4+ D. CO32-B. H2O E. H2CO3. C. HCO3- Jawaban 20. Dalam persamaan reaksi: CN- + H2O → HCN + OH- CN- berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori . A. Arrhenius. B. Bronsted-Lowry. C. Lewis.
BABII TEORI BUDAYA DAN PEMBELAJARAN BAHASA. Bab ini akan menguraikan kajian literatur berkaitan dengan teori budaya dan pembelajaran bahasa. Hubungan keduanya dapat dilihat sebagai bagian yang saling mempengaruhi. A. TEORI BUDAYA. Teori budaya merupakan hal penting untuk difahami kerana kita sehari-hari berdepan dengan masalah budaya.
Dalamreaksi lota+ini CN-(aq)+H 2 O(1) HCN(a 9 )+ OH H-(a 9) CN berlaku sebagai basa , Sesuai dengan d teori -.. A. Arhenius. D. Bronsted - Lowry dan Lewis B. Bronstad - Lowry. E. Arrhenius, Bronsted -L0wy C. Lewis. ,dan Lewis. 3 Dalam reakfi 2 NH3 NHyt ++N NH2 maka pernyataan benar adalah --. hanya sebagai asam Bronsted -Low ry. BAcya. . n. g
19 Diantara spesi berikut, yang tidak mungkin berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry adalah.. A. NH 4 + B. H 2 O C. HCO 3 - D. CO 3 2-E. H 2 CO 3. 20. Dalam persamaan reaksi: CN - + H 2 O → HCN + OH- CN - berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori.. A. Arrhenius B. Bronsted-Lowry C. Lewis D. Bronsted-Lowry E. Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan
Setelahmendapat bantuan dari Van' Hoff dan Ostwald pada tahun 1887 diterbitkan karangannya mengenai asam basa. Akhirnya dunia mengakui teori Arrhenius pada tahun 1903 dengan hadiah nobel untuk ilmu pengetahuan. Sampai sekarang teori Arrhenius masih tetap berguna meskipun hal tersebut merupakan model paling sederhana.
KimiaFisik dan Analisis; Dalam persamaan reaksi:CN^-+H2O arrow HCN+OH^-CN^- berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori Perkembangan Konsep Asam dan Basa; Asam dan Basa; Kimia Fisik dan Analisis; Kimia; Share. Cek video lainnya. Sukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk! Matematika;
TeoriAsam Basa Bronsted-Lowry. Johannes Nicolaus Bronsted dan Thomas Martin Lowry pada tahun 1923 mengembangkan teori Arrhenius dengan nama teori asam basa Bronsted-Lowry. Dalam teorinya, Bronsted dan Lowry menjawab kekuranngan yang ada dalam teori Arrhenius yang tidak dapat menyimpulkan senyawa asam basa yang reaksinya tidak membentuk larutan.
SMANEGERI 6 SURABAYA KIMIA LARUTAN ASAM & BASA 1). TEORI ARCHENIUS Asam adalah zat yang jika di dalam air + melepaskan ion H , dengan kata lain + pembawa sifat asam adalah ion H . jumlah ion H+ yang dihasilkan oleh satu molekul asam disebut valensi asam Contoh : + - HCl(aq) → H (aq) + Cl (aq) + 2- H2SO4(aq) → 2H (aq) + SO4 (aq) Basa adalah zat yang jika di dalam air melepaskan ion OH
Senyawaasam dan senyawa basa sudah dikenal secara luas oleh masyarakat. Teori asam basa sudah diteliti oleh para ahli sejak ratusan tahun yang lalu, namun tidak ada definisi yang dapat menjelaskan dengan sempurna mengenai kedua konotasi tersebut.. Pada pembahasan Burhan kali ini, Burhan akan membahas mengenai teori asam basa dari perkembangan, sifat yang dimiliki oleh kedua senyawa tersebut
A Teori Asam dan Basa Menurut Arrhenius. 1. Asam menurut Arrhenius. Asam didefinisikan sebagai zat-zat yang dapat memberikan ion hidrogen (H+) bila dilarutkan dalam air. Kemudian ion hidrogen tersebut bergabung dengan molekul air membentuk ion hidronium (H3O+). Contoh: a. Asam klorida dalam air:
Rl5FpM. Halo Fajar R, Hal tersebut sesuai dengan teori asam basa yang dikemukakan oleh Bronsted-Lowry. Agar lebih paham, simak pembahasan berikut yaa Perhatikan pada reaksi tersebut, ion CN- menerima satu ion H+ dari H2O sehingga CN- di akhir reaksi berubah menjadi HCN, sedangkan H2O yang telah kehilangan satu ion H+ berubah menjadi OH- di akhir reaksi. Berdasarkan teori asam basa Bronsted-Lowry, asam adalah spesi yang mendonorkan ion H+ atau proton ke pasangan reaksinya, sedangkan basa adalah spesi yang menerima ion H+ atau proton dari pasangan reaksinya. Dengan demikian, ion CN- berlaku sebagai basa pada reaksi tersebut sesuai dengan teori asam basa Bronsted Lowry. Sedangkan H2O bersifat sebagai basa pada reaksi tersebut. Agar lebih jelas, perhatikan gambar terlampir. Terimakasih sudah bertanya di Roboguru, semoga terbantu D
Teori asam–basa keras dan lunak, dikenal juga sebagai konsep asam-basa Pearson, digunakan dalam kimia untuk menjelaskan stabilitas senyawa, mekanisme dan jalur reaksi. Ini menetapkan istilah 'keras' atau 'lunak', dan 'asam' atau 'basa' untuk spesies kimia. 'Keras' berlaku untuk spesies yang kecil, memiliki kondisi muatan tinggi kriteria muatan terutama berlaku untuk asam, pada tingkat yang lebih rendah pada basa, dan terpolarisasi lemah. 'Lunak' berlaku untuk spesies yang besar, memiliki kondisi muatan rendah dan sangat mudah terpolarisasi.[1] Konsep ini adalah cara menerapkan gagasan tumpangsuh orbital pada kasus kimia tertentu.[2] Teori ini digunakan dalam konteks di mana deskripsi kualitatif, bukan kuantitatif, akan membantu dalam memahami faktor-faktor dominan yang mendorong sifat dan reaksi kimia. Ini terutama terjadi dalam kimia logam transisi, di mana banyak percobaan telah dilakukan untuk menentukan urutan relatif ligan dan ion logam transisi dalam hal kekerasan dan kelembutannya. Teori asam–basa keras dan lunak juga berguna dalam memprediksi produk dari reaksi metatesis. Pada tahun 2005 ditunjukkan bahwa bahkan sensitivitas dan kinerja bahan peledak dapat dijelaskan berdasarkan teori asam–basa keras dan lunak.[3] Ralph Pearson memperkenalkan prinsip asam–basa keras dan lunak pada awal 1960-an[4][5][6] sebagai upaya untuk menyatukan kimia reaksi anorganik dan organik.[7]
ULANGAN HARIAN KIMIA KELAS XI MIA ASAM DAN BASA 1. Konsentrasi ion hidrogen dalam larutan yang p H-nya = 3 – log 2 adalah … A. 2 × 10 – 2 M D. 0,0001 M B. 3 × 10 – 3 M E. 0,003 M C. 2 × 10 – 3 M 2. Hasil percobaan warna lakmus dalam larutan sebagai berikut. Berdasarkan data di atas, maka larutan yang bersifat asam adalah … . A. 3, 5, dan 6 D. 1, 3, dan 6 B. 3, 4, dan 6 E. 1, 2, dan 6 C. 2, 4, dan 6 3. Jika p H larutan 0,01 M suatu asam lemah HA adalah 3,5 maka tetapan asam Ka adalah … . A. 1 × 10 – 3 D. 1 × 10 – 7 B. 2 × 10 – 3 E. 1 × 10 – 8 C. 1 × 10 – 5 p H larutan 0,74 gram CaOH2 Ar Ca = 40, O = 16, dan H = 1 dalam 500 mL larutan adalah … . A. 2 – log 4 D. 12 – log 4 B. 2 + log 4 E. 12 + log 4 C. 11 + log 4 5. p H larutan asam etanoat 0,3 M Ka = 2 × 10 – 5 adalah … . A. 3 – log 2 D. 2 – log 2 B. 1 – log 2 E. 5 – log 2 C. 4 – log 4 6. Menurut teori asam-basa Bronsted-Lowry, H 2 O akan bersifat … . A. asam terhadap NH 3 B. asam terhadap HCl C. asam terhadap CH 3 COOH D. basa terhadap NH 3 E. asam terhadap H 2 S 7. pada reaksi HCl + H 2 O → H 3 O + + Cl – , pasangan yang merupakan asam-basa konjugasi adalah ... . A. HCl dan Cl – D. H 3 O + dan Cl – B. H 2 O dan H 3 O + E. H 2 O dan Cl – C. HCl dan H 3 O + 8. Di antara spesi berikut, yang tidak mungkin berlaku sebagai asam Bronsted- Lowry adalah … . 4+ D. CO 32- 2 O E. H 2 CO 3 C. HCO 3- 9. Dalam persamaan reaksi CN – + H 2 O → HCN + OH – CN – berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori … . A. Arrhenius B. Bronsted-Lowry C. Lewis D. Bronsted-Lowry dan Lewis E. Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan Lewis 10. Di antara pernyataan berikut, yang kurang tepat tentang asam adalah ... . A. mempunyai rasa asam B. tergolong elektrolit kuat C. korosif D. dapat menetralkan basa E. mempunyai p H lebih kecil dari 7 11. Diantara kelompok asam berikut, yang bervalensi dua adalah … . A. asam nitrat, asam cuka, dan asam fosfat B. asam sulfit, asam karbonat, dan asam asetat C. asam nitrat, asam klorida, dan asam sulfat D. asam sulfat, asam sulfida, dan asam karbonat E. asam sulfat, asam fosfat, dan asam nitrat 12. Suatu 1arutan basa lemah MOH mempunyai konsentrasi 0,1 M. Jika tetapan ionisasi Kb basa lemah itu 10^-5 maka pH larutan itu adalah …. A. 3 D. 11
1 Teori Asam Basa Menurut Bronsted-Lowry Konsep asam basa Arrhenius hanya berlaku bagi larutan zat-zat dalam air pelarutnya harus air sedangkan konsep asam basa menurut Bronsted Denmark dan Lowry Inggris tahun 1923 lebih luas pengertiannya karena pelarutnya tidak harus air. Menurut Bronsted- Lowry Asam adalah zat yang dapat memberikan H+ kepada zat lain. Basa adalah zat yang dapat menerima H+ dari zat lain. H+ sama dengan proton maka asam disebut juga donor proton sedangkan basa disebut akseptor proton. No Persamaan Reaksi Keterangan 1 NH3 + H2O ↔ NH4+ + OH- NH3 sebagai basa, karena menerima H+ maka berubah menjadi NH4+. H2O sebagai asam karena melepas H+ maka berubah menjadi OH-. 2 NH3 + HCl ↔ NH4+ + Cl- NH3 sebagai basa karena menerima H+. HCl sebagai asam karena melepas H+. 2 Asam dan Basa Konjugasi Asam konjugasi adalah asam yang kelebihan satu ion H+ dibandingkan dengan basa yang bersangkutan. Basa konjugasi adalah basa yang kekurangan satu ion H+ dibandingkan asam yang bersangkutan. Contoh a. HClaq + H2Ol → H3O+aq + Cl-aq HCl dibandingkan dengan Cl-, karena HCl kelebihan satu H+ maka HCl sebagai asam konjugasi. Sedangkan Cl- kekurangan satu H+ dibandingkan HCl maka Cl -asam konjugasi, sedangkan CH3COO- sebagai basa konjugasinya. NH4+ kelebihan satu H+ maka NH4+ sebagai asam konjugasi dan NH3 sebagai basa konjugasinya. 3 Teori Asam Basa Lewis Menurut Lewis, asam adalah zat yang dapat menerima sepasang elektron bebas. Basa adalah zat yang dapat memberi menyediakan sepasang elektron bebas. Contoh HClaq + H2Ol → H3O+aq + Cl-aq xx xx ox xx H o x Clx H o x O x o H oClo Ho O x H+ xx xx oo ox H Dari struktur Lewis tersebut kita amati H2Oyang memberi sepasang elektron bebas dipinjamkan terhadap H+ sehingga membentuk H3O+, maka H2Omerupakan basa sedangkan HCl sebagai asam. d. mengubah lakmus biru menjadi merah e. berwarna merah bila ditetesi fenolftalein 2. Di bawah ini yang merupakan basa lemah adalah…. a. NaOH d. NH3 b. KOH e. SrOH2 c. BaOH2 3. Kertas lakmus biru akan berubah menjadi merah, bila dimasukkan ke dalam larutan…. a. Kalium hidroksida d. Asam klorida b. Natrium klorida e. Natrium nitrat c. Barium sulfat 4. Suatu larutan x bila ditetesi indikator pp memberikan warna merah, maka larutan x adalah…. a. CH3COOH d. CONH22 b. H2SO4 e. KOH c. NaCl 5. Larutan yang bersifat netral adalah larutan…. a. Gula c. amoniak e. asam klorida b. Alkohol d. asam nitrat 6. Suatu indikator akan memberikan warna merah dengan larutan kapur sirih. Indikator tersebut akan berwarna merah juga dalam…. a. Air sabun d. larutan cuka b. Air jernih e. larutan garam dapur c. larutan gula 7. Dari pengujian larutan dengan kertas lakmus diperoleh data sebagai berikut No Larutan yang Diuji Warna Lakmus Merah Biru 1 P Biru Biru 2 Q Merah Biru 3 R Merah Merah 4 S Merah Biru 5 T Biru Biru Larutan-larutan yang mengandung ion OH- lebih banyak daripada H+ adalah…. a. P dan Q d. Q dan S b. R dan S e. R dan T c. P dan T 8. Larutan yang mempunyai pH paling rendah adalah…. a. HCl d. KOH b. CH3OH e. CaOH2 c. NH3 Urutan kekuatan asam tersebut yang paling lemah adalah…. a. HA c. HC e. HE b. HB d. HD 11. Di antara kelompok asam berikut ini yang bervalensi dua adalah…. a. HNO3, H3PO4 b. H2SO4, CH3COOH c. HNO3, HCl d. H2SO4, H2CO3 e. H2SO4, HNO3 12. Di bawah ini yang merupakan sifat basa kuat adalah.... a Dalam air terionisasi sebagian b Dalam air terionisasi seluruhnya c Sedikit menghasilkan ion OH -d Harga α sangat kecil e Mempunyai harga Kb yang kecil 13. Asam kuat mempunyai sifat sebagai berikut, kecuali…. a. Mempunyai nilai tetapan setimbang Ka yang besar b. Merupakan konduktor yang baik c. Mempunyai pH rendah d. Mempunyai lebih dari satu atom H dalam molekulnya e. Mempunyai derajat ionisasi 14. Di antara kelompok asam berikut yang tergolong asam kuat adalah…. a. Asam klorida, asam sulfat, asam asetat b. Asam sulfat, asam nitrat, asam klorida c. Asam karbonat, asam asetat, asam fosfat d. Asam sulfida, asam fluorida, asam sianida e. Asam asetat, asam klorida, asam fosfat 15. Salah satu contoh asam organik adalah.... a Asam klorida c. Asam asetat e. Asam fosfit b Asam sulfat d. Asam sianida 16. Hasil pengujian terhadap berbagai ekstrak daun kelopak bunga sebagai berikut No Warna Ekstrak Warna dalam air kapur pH>7 Warna dalam air jeruk pH 10 19. Hujan asam menyebabkan pH tanah kurang dari 5. Untuk mengurangi keasamannya sebaiknya ditambahkan…. a. Kapur c. kalsium fosfat e. Natrium karbonat b. Amonium nitrat d. kalium sulfat 20. Seorang siswa telah menentukan pH air hujan di suatu daerah industri dengan menggunakan indikator sebagai berikut Indikator Data Perubahan Warna Metil merah pH 3,1 - 4,4 merah kuning Brom kresol hijau pH 3,8 - 5,4 Kuning biru Bromtimol biru pH 6,0 - 7,6 Kuning biru Fenolftalein pH 8,0 - 10,0 Tak berwarna merah Jika ternyata harga pH = 5,7 maka pasangan indikator yang telah digunakan adalah… a. Metil merah dengan brom kresol hijau b. Brom kresol hijau dengan bromtimol biru c. Bromtimol biru dengan fenolftalein d. Metal merah dengan fenolftalein e. Brom kresol hijau dengan fenolftalein merah ungu dalam larutan basa adalah…. a Fenolftalein b Metil merah c Metil jingga d Bromtimol biru e Bromkresol hijau 23. No Asam Ka 1 HA 6,2 x 10-8 2 HB 7,5 x 10-2 3 HC 1,2 x10-2 4 HD 1,8 x10-12 5 HE 1,8 x 10-5 6 HG 7 x 10-4 7 HK 6,7 x10-5 8 HL 9,6 x10-7 Berdasarkan tabel diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa kekuatan asam adalah…. a. HL > HE > HB d. HA > HG > HC b. HB < HE < HD e. HB < HL < HD c. HL < HK < HC 24. Di antara kelompok basa berikut yang tergolong basa kuat adalah.... a. KOH, AlOH3 b. NaOH, FeOH3 c. AlOH3, FeOH3 d. KOH, NaOH e. KOH, FeOH3 25. Zat dibawah ini yang memberikan warna merah paling tua, jika diperiksa dengan kertas indikator universal adalah…. a. HCl 0,1 M d. NaOH 0,1 M b. HCl 0,01 M e. NaOH 0,01 M c. HCl 0,001 M e. 2,3 2. Jika larutan P mempunyai pH = 5 dan larutan Q mempunyai pH = 6, maka konsentrasi ion hidrogen dalam larutan P dan dalam larutan Q akan berbanding sebagai…. a. 1 0,1 d. 5 6 b. 1 2 e. log 5 log 6 c. 1 10 3. Hidrazin N2H4 terion menurut persamaan N2H4aq + H2Ol → N2H5+aq + OH -aq Jika pada suhu tertentu, Kb N2H4 = 1,6 x 10-6 dan Kw = 1 x 10-14, maka konsentrasi ion H+ dalam larutan hidrazin 0,1 M adalah…. a. 2,5 x 10-12 d. 4 x 10-4 b. 2,5 x 10-11 e. 4 x 10-3 c. 1,6 x 10-7 4. Sebanyak 50 ml larutan asam klorida 0,1 M direaksikan dengan 20 ml larutan natrium hidroksida 0,1 M, maka pH larutan adalah…. a. 1,0 d. 2,8 b. 1,4 e. 7,0 c. 2,0 5. Jika 100 ml larutan asam klorida dengan pH = 2 dicampurkan dengan 100ml larutan natrium hidroksida dengan pH = 10, akan diperoleh larutan dengan…. a. pH = 3 d. 2 < pH < 6 b. pH = 6 e. 3 < pH < 6 c. 6 < pH < 10 6. Harga pH 250 mL larutan 0,1 M NaOH dalam air adalah…. a. 10 d. 11 + log 2 b. 13 e. 13-log 2 c. 13 + 2 log 1 7. Suatu larutan mengandung 0,525 gram HOCl tiap liternya. Jika harga Ka asam itu= 3 x 10-8 maka pH larutan adalah….Mr HOCl = 52,5 a. 5-½ log 3 c. 3 + ½ log 3 e. 5 + log 3 b. 5- log 3 d. 4- log 3 8. Berapakah pH larutan yang dibuat dari 0,001 mol KOH dalam 10 liter air? a. 10 d. 7 b. 12 e. 4 c. 11 9. Larutan HCl dalam air dengan pH = 2 akan berubah menjadi pH = 3 bila larutan diencerkan…. a. 10 kali c. 2,5 kali e. 3 kali b. 5 kali d. 1,5 kali 11. Larutan asam asetat Ka= 2 x 10 yang mempunyai pH sama dengan larutan 2 x 10-3 molar HCl, mempunyai konsentrasi…. a. 0,1 molar d. 0,25 molar b. 0,15 molar e. 0,4 molar c. 0,2 molar 12. Suatu larutan mempunyai pH = 4,4. Konsentrasi ion H+ dalam larutan itu adalah….Diketahui log 4 = 0,6 a. 5 x 10-5 d. 2,5 x 10-10 b. 6 x 10-5 e. 2 x 10-11 c. 4 x 10-5 13. Sebanyak 10 ml larutan CH3COOH 0,1 M dicampur dengan 90 ml air suling. pH larutan cuka berubah dari….Ka CH3COOH = 1 x 10-5 a. 1 menjadi 2 d. 3 menjadi 4 b. 2 menjadi 3 e. 4 menjadi 5 c. 3 menjadi 3,5 14. pH suatu larutan basa lemah valensi satu = 10 maka konsentrasi OH- dalam larutan adalah…. a. 10-10 M d. 10-5 M b. 10-8M e. 10-4 M c. 10-6 M 15. Larutan asam HX 0,1 M mempunyai pH = 3,7. Harga Ka asam HX adalah….log 2 = 0,3 a. 2 x 10-3 d. 2 x 10-7 b. 3 x 10-4 e. 4 x 10-7 c. 4 x 10-5 16. Konsentrasi H+ yang terdapat dalam 100 ml CH3COOH 0,2 M, Ka = 1,8 x 10-5 adalah…. a. 6 x 10-2,5 d. 3,6 x 10-4,5 b. 6 x 10-3 e. 3,6 x 10-6 c. 6 x 10-3,5 17. Ditimbang 3,15 gram BaOH H2O dilarutkan sampai volume 500 ml. Konsentrasi ion OH- dalam larutan adalah….Mr= 315 a. 0,01 M d. 0,06 M b. 0,02 M e. 0,4 M c. 0,04 M 18. Larutan asam asetat dengan konsentrasi 0,1 M memiliki derajat ionisasi sebesar 0,01, maka konsentrasi ion H+ yang ada dalam larutan sebesar.... a. 0,01 M c. 1M e. 0,05 M b. 0,1 M d. 0,001 M 19. Sebanyak 2 gram kristal NaOH Na = 23, O = 16, H = 1 dilarutkan dalam air sehingga volumenya 500 ml, pH larutan tersebut adalah.... a. 4,0 d. 1,4 b. 2,0 e. 0,2 c. 1,0 21. Larutan H2SO4 0,4% b/b Mr = 98 dengan massa jenis 1,23 gram cm-3 mempunyai pH.... a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3 22. Asam asetat dalam air terionisasi 2%. Maka 1 L larutan CH3COOH Ka= 2 x 10-5 memiliki pH sebesar.... a. 2 d. 4-log 2 b. 3-log 2 e. 3 c. 4 23. Jika 10 ml larutan 0,1 M HCl ditambah 1 L air maka pH larutan.... a. Menjadi dua kali larutan semula b. Menjadi setengah larutan semula c. Tidak berubah d. Menjadi lebih besar dari pH semula e. Menjadi lebih kecil dari pH semula 24. pH dari 250 ml larutan BaOH2 0,005 M adalah.... a. 2 d. 11 + log5 b. 12 e. 12 c. 3-log 5 25. Untuk mengubah 40 ml larutan H2SO4 6,0 M menjadi larutan H2SO4 5,0 M diperlukan tambahan air sebanyak.... a. 4 ml d. 8 ml b. 6 ml e. 9 ml c. 7 ml b. 25 ml e. 50 ml c. 30 ml 2. Larutan NaOH 0,1 M sebanyak 50 ml dapat dinetralkan oleh…. a. 50 ml H2SO4 0,2 M d. 12,5 ml H2SO4 0,2 M b. 25 ml H2SO4 0,1 M e. 12,5 ml H2SO4 0,1 M c. 25 ml H2SO4 0,2 M 3. 12 ml larutan KOH 0,2 M dapat dinetralkan oleh larutan HCl 0,12 M sebanyak…. a. 6 ml d. 20 ml b. 12 ml e. 30 ml c. 18 ml 4. Adanya donor dan akseptor proton merupakan teori asam basa menurut…. a. Arrhenius b. Bronsted-Lowry c. Lewis d. Bronsted- Lowry dan Lewis e. Arrhenius, Bronsted- Lowry dan Lewis 5. Perhatikan reaksi asam basa berikut i. CO32-aq + H2Ol → HCO3-aq + OH -aq ii. H2CO3aq + H2Ol → HCO3-aq + H3O+aq Pernyataan yang benar berdasarkan kedua reaksi tersebut adalah…. a. HCO3- berlaku sebagai asam pada reaksi i dan basa pada reaksi ii b. HCO3- berlaku sebagai basa pada reaksi i dan basa pada reaksi ii c. HCO3- berlaku sebagai asam pada reaksi i juga pada reaksi ii d. HCO3- berlaku sebagai basa pada reaksi i dan asam pada reaksi ii e. HCO3- adalah asam yang lebih kuat daripada H2CO3 6. Definisi asam menurut teori Bronsted-Lowry yaitu.... a. zat yang dapat menghasilkan ion H+ bila dilarutkan dalam air b. zat yang dapat menghasilkan ion OH- bila dilarutkan dalam air c. zat yang dapat memberikan H+ kepada zat lain d. zat yang dapat menerima H+ dari zat lain e. zat yang dapat memberikan sepasang elektron bebas 7. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang…. a. Molekulnya mengandung atom hidrogen b. Dapat melepas ion H+ dalam air c. Dapat mengikat ion H+ dari air d. Dapat bereaksi dengan ion H+ e. Dapat menghasilkan ion OH -8. Perhatikan pernyataan berikut b. Jika pernyataan I dan III benar c. Jika pernyataan II dan IV benar d. Jika pernyataan IV saja yang benar e. Jika semua pernyataan benar 9. Konsep asam basa yang hanya berlaku bagi larutan zat-zat dalam air pelarutnya harus air adalah konsep…. a. Arrhenius b. Bronsted-Lowry c. Lewis d. Bronsted- Lowry dan Lewis e. Arrhenius, Bronsted- Lowry dan Lewis 10. Dalam reaksi berikut ini, CN-aq + H2Ol → HCNaq + OH-aq CN- berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori…. a. Arrhenius b. Bronsted-Lowry c. Lewis d. Bronsted- Lowry dan Lewis e. Arrhenius, Bronsted- Lowry dan Lewis 11. Jika 1,71 gram basa kuat LOH2 dapat dinetralkan dengan 100 ml larutan HCl 0,2 M Ar O= 16, H=1 maka massa atom relatif L adalah.... a. 80,5 d. 51,5 b. 100,5 e. 171 c. 137,0 12. Diketahui teori asam basa sebagai berikut Teori Arrhenius Bronsted-Lowry Lewis Asam 1Zat yang dapat melepaskan ion H+ dalam air 3 Zat yang dapat melepaskan H+ 5Zat yang dapat memberi pasangan elektron bebas Basa 2Zat yang dapat melepaskan ion OH -dalam air 4Zat yang dapat melepaskan OH- 6Zat yang dapat memberi pasangan elektron bebas Definisi teori asam basa tersebut yang tidak benar adalah.... a. 1 dan 3 d. 1 dan 6 b. 1 dan 4 e. 4 dan 5 c. 2 dan 5 13. Diketahui persamaan reaksi sebagai berikut 1 H2S + H2O H3O+ + HS -14. Diketahui persamaan reaksi sebagai berikut H3PO4 + HS- H2S+ H2PO4 -Zat yang merupakan pasangan asam basa Bronsted-Lowry adalah.... a. H3PO4 dan HPO4- c. H2Sdan HS- e. HS- dan H3PO4 b. H2Sdan S2- d. H3PO4 dan H2S 15. Diketahui beberapa reaksi sebagai berikut 1 HNO3 + H2O H3O+ + NO3 -2 NH3 + H2O NH4+ + OH -3 HCl+ H2O H3O+ + Cl -4 CH3COOH + H2O CH3COO- + H3O+ Reaksi yang menunjukkan H2O bersifat amfiprotik adalah…. a. 1 dan 3 c. 1 dan 4 e. 4 saja b. 2 dan 4 d. 3 dan 4 16. Spesi berikut yang merupakan pasangan asam basa konjugasi adalah.... a. C2H5OH dan CH3OH d. NO2- dan HNO3 b. NH4+ dan NH2- e. H3PO4 dan PO4 3-c. CH3COOH dan CH3COO -17. Basa konjugasi dari H2CO3 adalah.... a. H2CO3+ c. HCO3+ e. HCO3 -b. HCO32- d. CO3 2-18. Zat berikut yang tidak berfungsi sebagai asam menurut Bronsted-Lowry adalah…. a. HCN c. NH4+ e. HCl b. HNO3 d. Cl -19. Pada penentuan kadar suatu amonia dengan asam klorida dengan titrasi, ternyata pH akhir titrasi = 5,12, indikator yang sesuai untuk titrasi ini adalah…. a. Metil oranye, trayek pH perubahan warna adalah 3,1-4,4 b. Metil merah, trayek pH perubahan warna adalah 4,8-6 c. Fenolftalein, trayek pH perubahan warna adalah 8,3-10 d. Indigokarmen, trayek pH perubahan warna adalah 11,4-13,0 e. Timol biru, trayek pH perubahan warna adalah 8,0-10,0 20. Di antara zat berikut yang tidak dapat berfungsi sebagai asam menurut Lewis adalah…. No atom H=1, N=7, O=18, Cl=17, P=15 a. H+ c. Cl- e. PCl3 b. NH3 d. O2 -21. Zat berikut dapat berfungsi sebagai asam maupun basa menurut Bronsted Lowry adalah.... a. Cl- c. NO3- e. O 2-b. CN- d. HS -a. NH4 + H2O NH3+ H3O b. HI + H2O H3O+ + I -c. Cl- + H2O HCl+ OH -Fungsi H2O menurut Bronsted pada reaksi a, b, c diatas adalah…. a. Basa, asam, basa b. Basa semua c. Asam semua d. Asam, asam, basa e. Basa, basa, asam 24. Dalam reaksi NH4+ + H2O → NH3 + H3O+, pasangan asam-basa konyugasi menurut teori Bronsted adalah…. a. NH4+ dengan H2O d. NH3 dengan H3O b. NH3 dengan NH4+ e. N2O dengan NH3 c. NH4+ dengan H3O+ 25. Spesi berikut yang dapat berfungsi sebagai basa Lewis kecuali.... a. Cl- c. NH3 e. F Siswa sedang mengerjakan Tes Akhir Siklus Siswa mengerjakan soal di depan kelas
cn berlaku sebagai basa sesuai dengan teori